Contoh Materi Khutbah Jumat Pertama dan Kedua Berserta Doanya - Edisi Bulan Rajab (Isro' Mi'roj)

Contoh Materi Khutbah Jumat Pertama dan Kedua Berserta Doanya - Edisi Bulan Rajab (Isro' Mi'roj)

Berikut ini adalah Contoh Materi Khutbah Jumat Pertama dan Kedua Berserta Doanya - Edisi Bulan Rajab (Isro' Mi'roj). Materi ini dibuat secara singkat dan jelas Tetapi Lengkap:

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانِ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ وَالَليَالِي بِمَزَايَا وَفَضَائِلِ يُعَظَّمُ فِيْهَا الأَجْرُ والحَسَنَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ علَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ في أَنْحَاءِ البِلاَدِ. أمَّا بعْدُ، فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ


فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ:

يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Suatu hari Rasulullah bersama sahabatnya mendapati situasi krisis air. Hingga waktu shalat Ashar tiba, mereka yang berikhtiar mencarinya di berbagai tempat tidak berhasil memperolehnya. Air yang tersedia hanyalah air sisa yang jumlahnya tak banyak.

Dalam situasi tersebut, Nabi melakukan sesuatu yang membuat orang tercengang. Rasulullah memasukkan tangan beliau ke dalam air sisa yang berada dalam sebuah wadah itu dan berseru kepada para sahabatnya, "Ayo mulailah berwudhu. Barakah datang dari Allah."

Para sahabat menyaksikan di sela-sela jari Nabi memancar air. Para sahabat tak hanya bisa wudhu dengan sempurna, tapi juga menghilangkan rasa haus karena air juga bisa diminum. Kisah ini bisa kita temukan dalam 'Umdatul Qari' Syarah Shahih Bukhari.

Yang menarik dari cerita tadi adalah kata-kata Rasulullah tentang "al-barakah mina-Llâh". Kisah tersebut menunjukkan bahwa berkah bersumber dari Allah, bukan manusia, air, pohon, matahari, atau lainnya. Meskipun, objek yang diberkahi itu bisa apa saja, termasuk air dan jemari Nabi. Krisis air bukan halangan bagi para sahabat untuk beribadah, bahkan mereka bisa sekaligus menyaksikan mukjizat Nabi yang tentu kian meningkatkan keteguhan iman mereka.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Dalam Lisanul Arab, "barakah" dimaknai sebagai an-mâ' waz ziyâdah, tumbuh dan bertambah. Sebagian ulama merinci lagi bahwa berkah adalah bertambahnya kebaikan (ziyâdaatul khair). Kebaikan yang dimaksud tentu bukan kenikmatan duniawi, melainkan tingkat kesadaran kita kepada Allah, taqarrub ilallah.

Berkah dengan demikian tidak terkait dengan banyak atau sedikitnya harta benda. Orang yang kaya raya bisa jadi tidak mendapat keberkahan hidup ketika harta bendanya justru membuatnya merasa perlu dihormati, merendahkan orang miskin, berfoya-foya, atau untuk aktivitas maksiat. Sebaliknya, kemiskinan bisa mendatangkan berkah saat hal itu melatihnya bersabar, mensyukuri nikmat, atau bersikap baik kepada tetangga.

Berkah juga tidak harus berhubungan dengan kesehatan. Sebab, kondisi sakit pun kadang bisa membuat orang instrospeksi diri (muhasabah), tobat, dzikir, dan mengingat-ingat hak-hak orang lain yang mungkin ia langgar. Meskipun, sakit pun juga bisa berbuah malapetaka ketika seseorang justru lebih banyak mengeluh, mencibir karunia Allah, atau melakukan sesuatu yang melampaui batas.

Tempat yang berkah tak mesti subur, sejuk, atau yang pemandangannya indah. Buktinya Allah memberi keistimewaan kepada tanah Makkah yang gersang. Begitu pula dengan waktu. Waktu yang berkah belum tentu saat-saat hari raya atau hari berkabung. Tapi keberkahan waktu itu datang manakala segenap peristiwa di dalamnya membuat kita sekain dekat dengan Allah.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Terkait dengan berkah atau barokah, Rasulullah memberi teladan kepada umatnya untuk memanjatkan doa ketika memasuki bulan Rajab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.” (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan haram, artinya bulan yang dimuliakan. Dalam Islam, terdapat empat bulan haram di luar Ramadhan, yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Saat tiba waktu Rajab, yang Rasulullah minta adalah keberkahan bulan ini, lalu keberkahan bulan Sya’ban, hingga ia dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan.

Saat bulan Rajab tiba, Rasulullah tidak memohon kekayaan, kesehatan, atau kenikmatan duniawi secara khusus. Beliau berdoa agar dilimpahi keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban seiring dengan menyongsong bulan Ramadhan. Secara tidak langsung, doa ini adalah permohonan panjang umur. Tentu saja bukan sekadar usia panjang, tetapi usia yang bermanfaat untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Inti dari berkah adalah peningkatan taqarrub kita kepada Allah, sehingga kepribadian kita diliputi oleh sifat-sifat yang mencerminkan perintah Allah: jujur, adil, rendah hati, peduli sesama, penyayang, tidak serakah, tidak gemar menggunjing atau menghakimi orang lain, dan lain sebagainya. Kita juga semakin rajin memaknai setiap aktivitas kita atas dasar nilai ibadah. Bekerja untuk menafkahi keluarga karena Allah, ikut kerja bakti tingkat RT karena Allah, bertegur sapa dengan tetangga karena Allah, dan seterusnya.

Apakah kita tak boleh berdoa memohon harta atau kesehatan di bulan Rajab ini? Tentu saja boleh. Hanya saja, yang lebih penting dari banyaknya kekayaan dan kesehatan adalah berkah, yakni suatu kondisi yang mampu menambah ketaatan kita kepada Allah subhanahu wata’ala.

Diterangkan dalam Shahih Bukhari, Rasulullah sendiri pernah mendoakan sahabatnya, Anas dengan pernyataan:

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالَهُ، وَوَلَدَهُ، وَبَارِكَ لَهُ فِيمَا أعْطَيْتَهُ

Artinya: “Ya Allah perbanyaklah harta dan anaknya serta berkahilah karunia yang Engkau berikan kepadanya.”

Kata berkah di sini merupakan kunci dari segenap nikmat lahiriah. Dengan keberkahan seseorang tidak hanya kaya harta tapi juga kaya hati: merasa cukup, bersyukur, dan tidak tamak; tidak hanya mementingkan kuantitas anak, tapi juga kualitasnya yang shalih, cerdas, dan berakhlak.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Dari uraian ini jelas bahwa bulan Rajab menjadi berkah tatkala ada perkembangan dalam diri kita terkait kedekatan dan ketaatan kita kepada Allah. Ketika keberkahan itu datang, secara otomatis kualitas kepribadian kita pun meningkat, baik dalam kondisi sulit maupun lapang, sehat maupun sakit, punya banyak utang maupun dilimpahi keuntungan.

Keberkahan di bulan Rajab dan Sya'ban ini penting mengingat kita akan menghadapi bulan Ramadhan, bulan yang jauh lebih mulia dan berlimpah keutamaan. Semoga kita menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa diberkahi, senantiasa diberi petunjuk, dan dipanjangkan umurnya hingga bisa menjumpai Ramadhan. Wallahu a'lam.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم


اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا


أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Bulan Rajab, Bukan Bulan Biasa

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانِ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ وَالَليَالِي بِمَزَايَا وَفَضَائِلِ يُعَظَّمُ فِيْهَا الأَجْرُ والحَسَنَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ علَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ في أَنْحَاءِ البِلاَدِ. أمَّا بعْدُ، فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ

فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ


Jamaah shalat Jumat hadâkumullah,

Tak terasa kita kembali memasuki bulan Rajab. Entah karena kesibukan atau waktu kita yang kurang berkah, perjalanan hidup serasa semakin cepat. Tiba-tiba saja kita bertambah tua. Tiba-tiba saja kita menapaki kembali bulan Rajab. Tiba-tiba saja kita akan menghadapi bulan Sya’ban lalu bulan suci Ramadlan. Sejatinya, tidak ada istilah “tiba-tiba”, karena waktu berjalan linier seperti lazimnya, kecuali timbul dari perasaan pribadi lantaran sikap abai alias tidak peduli.

Bulan Rajab adalah bulan istimewa. Dalam kitab I‘anatut Thalibin dijelaskan bahwa “Rajab" merupakan derivasi dari kata “tarjib” yang berarti mengagungkan atau memuliakan. Masyarakat Arab zaman dahulu memuliakan Rajab melebihi bulan lainnya. Rajab biasa juga disebut “Al-Ashabb” (الأصب) yang berarti “yang mengucur” atau menetes”. Dijuluki demikian karena derasnya tetesan kebaikan pada bulan ini.

Bulan Rajab bisa juga dikenal dengan sebutan “Al-Ashamm” (الأصم) atau “yang tuli”, karena tidak terdengar gemerincing senjata pasukan perang pada bulan ini. Julukan lain untuk bulan Rajab adalah “Rajam” (رجم) yang berarti melempar. Dinamakan demikian karena musuh dan setan-setan pada bulan ini dikutuk dan dilempari sehingga mereka tidak jadi menyakiti para wali dan orang-orang saleh.

Allah memasukkan bulan Rajab sebagai salah satu bulan haram alias bulan yang dimuliakan.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan haram. (QS. At-Taubah:36)

Bulan haram adalah empat bulan mulia di luar Ramadlan, yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Disebut “bulan haram” (الأشهر الحرم) karena pada bulan-bulan tersebut umat Islam dilarang mengadakan peperangan.

Memang beberapa hadits dla’if, bahkan palsu, yang menjelaskan secara eksplisit tentang gambaran pahala amalan-amalan tertentu pada bulan Rajab. Namun demikian, bukan berarti tidak ada keutamaan menjalankan ibadah, misalnya puasa, dalam bulan Rajab. Justru puasa menjadi istimewa karena dilakukan pada bulan istimewa. Hanya saja, seberapa besar pahala yang akan didapat, Allahu a’lam. Hanya Allah yang tahu. Tugas hamba adalah menghamba kepada Allah dan seyogianya tak terikat dengan pamrih apa saja.

Dalam hadits riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad dikatakan:

صُمْ مِنَ الْحُرُمِ


“Berpuasalah pada bulan-bulan haram.”

Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumid-Din menyatakan bahwa kesunnahan berpuasa menjadi kian bernilai bila dilakukan pada hari-hari utama (al-ayyam al-fadhilah). Hari- hari utama ini dapat ditemukan pada tiap tahun, tiap bulan, dan tiap minggu. Terkait siklus bulanan ini Al-Ghazali menyatakan bahwa Rajab masuk dalam kategori al-asyhur al-fadhilah di samping Dzulhijjah, Muharram dan Sya’ban. Rajab juga terkategori al-asyhur al-hurum di samping Dzulqa’dah, Dzul Hijjah, dan Muharram.

Jamaah shalat Jumat hadâkumullah,

Keitimewaan bulan Rajab juga terletak pada peristiwa ajaib isra’ dan mi’raj Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam. Peristiwa tersebut terjadi pada bulan Rajab tahun 10 kenabian (620 M). Itulah momen perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha lalu menuju ke sidratul muntaha yang ditempuh hanya semalam. Dari peristiwa isra’ dan mi’raj ini, umat Islam menerima perintah shalat lima waktu. Begitu agungnya peristiwa ini hingga ia diperingati tiap tahun oleh kaum muslimin di berbagai belahan dunia.

Saat memasuki bulan Rajab, Rasulullah memberi contoh kita untuk membaca:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.”

Khatib mengajak diri sendiri dan jamaah sekalian agar tidak menyianyiakan bulan yang agung ini. Dari berbagai keterangan yang disebutkan tadi, sangat jelas bahwa bulan Rajab memiliki keutamaan lebih di atas bulan-bulan pada umumnya. Ia adalah momen untuk meningkatkan kualitas diri, baik tentang kedekatan kita kepada Allah (taqarrub ilallâh) maupun perbuatan baik ('amal shâlih) kita kepada sesama. Belum tentu tahun berikutnya kita akan berjumpa dengan kesempatan merasakan kembali bulan Rajab. Saatnya menyisihkan fokus kita kepada bulan mulia ini di tengah kesibukan duniawi kita yang melengahkan. Wallahu a’lam.

Kata Kunci Terkait :

contoh khutbah singkat

contoh khutbah jumat lengkap

contoh khutbah jumat singkat dengan doa

contoh khutbah jumat pertama dan kedua

contoh khutbah shalat jumat

contoh teks khutbah jumat

contoh khutbah jumat singkat tentang sholat

contoh khutbah singkat tentang menuntut ilmu
Read More »

Cara Meningkatkan Visitor Blog Menggunakan Domain TLD

Pada postingan kali ini saya akan sedikit membocorkan rahasia meningkatkan pengunjung organik menggunakan domain tld.

Apa yang anda pikirkan tentang domain tld?

Pasti anda berpikiran bahwa domain tld adalah salah satu cara meningkatkan rangking search engine. Dalam kata lain, domain tld mampu mengalahkan domain gratisan dengan cepat.

Hmm.. jika anda berpikiran seperti itu berarti anda masih salah dalam menilai search engine ranker.

Khususnya google,  peringkat artikel tergantung pada tingkat relevansinya. Jika konten yang dimuat dalam blog tersebut sesuai dengan kriteria google, maka konten tersebut akan mendapatkan rangking yang baik di mata google. Selain itu, yang tak boleh diabaikan adalah user faktor (pengunjung blog). Jika konten yang anda buat disukai oleh user, maka google juga akan menilai bahwa konten anda layak untuk diberi peringkat yang tinggi.

Lantas apa kaitannya domain TLD dengan kepercayaan blog? Apakah dengan konten yang berkualitas belum cukup?

Sebenarnya hanya dengan konten yang berkualitas sudah cukup, jika brand anda sudah terkenal. Tetapi bagi anda yang baru memulainya tentunya dengan konten yang berkualitas saja belum cukup.

Katakanlah, posisi artikel anda ada di page one google. Tapi domain blog anda menggunakan domain gratisan. Sedangkan pesaing anda ada 9 dengan konten yang kualitasnya sama tetapi mereka menggunakan Domain TLD. Menurut pengalaman saya, klik ratenya lebih kecil (yang ngeklik sedikit) dibandingkan dengan pesaing yang menggunakan domain tld. Jika dibandingkan mungkin 1:100.

Kenapa hal itu bisa terjadi??

Jawabannya sangat simpel. Bayangkan anda sedang mencari sebuah artikel di google. Dan anda menemukan 10 artikel di halaman satu google. Jika anda disuruh memilih, artikel mana yang akan anda klik? Disana ada 9 domain TLD dan satu domain gratisan?

Nah.. silakan dipikir sendiri :v

Belum lagi jika konten yang anda posting adalah konten yang bersifat keilmuan dan formal, tentunya akan lebih terlihat dampaknya.

Contoh sederhananya ketika anda mencari artikel tentang jurnal. Tentunya anda akan memilih website yang mempunyai otoritas yang tinggi dibandingkan website gratisan. Maka domain tld lah yang juga menjadi faktor dari otoritas website/blog itu sendiri.

Sudah sangat jelas kan pemaparan saya di atas?

Intinya adalah user akan lebih memilih blog/website yang dianggap professional. Dan domain TLD adalah sudah menjadi sebuah rahasia umum yang ampuh untuk diterapkan :)

Demikianlah artikel teknik meningkatkan kepercayaan blog. Semoga anda bisa sedikit tercerahkan. Namun jika anda masih bingung, anda bisa bertanya melalui kolom komentar.

Semoga bermanfaat :)

Read More »

[Video] Cara Cetak Foto Ukuran 2X3 dari Foto yang Sudah Jadi

Cara cetak foto ukuran 2x3 dari foto yang sudah jadi

Hallo Sob, kali ini saya akan memberikan turorial cara cetak foto menggunakan foto yang sudah jadi (sudah dalam bentuk kertas). Jadi anda tidak perlu foto lagi untuk mencetak foto. Anda juga tidak perlu menggunakan dvd/vcd/file foto untuk mencetak foto.

Intinya kita bisa mencetak foto menggunakan foto yang sudah dicetak dalam bentuk kertas.

Pengen tau caranya???

Silakan ikuti tutorial di bawah ini:

Sebelum kita mengeksekusinya tentunya ada beberapa peralatan yang kita butuhkan yaitu meliputi software dan hardware dan Kertas fotonya:

Hardware : 

  1. PC/laptop
  2. Printer yang ada scannya. Kalau saya memakai Printer HP diskjet 2050 J510 Series. dan untuk cetak fotonya saya menggunakan Printer Epson L310 series karena printer HPnya sudah rusak. 


Software :

  1. Photoshop.
  2. Coreldraw.
  3. Driver Printernya. Sesuaikan dengan printer yang anda miliki.
Baiklah jika anda sudah mempunyai peralatannya, sekarang kita eksekusi.

Langkah-langkah Cetak Foto : 

  1. Masukkan Foto yang mau di cetak ke scanner printer.
  2. Buka photoshop Pilih file - Import - pilih driver scannya.
  3. Muncul menu scan. atur kertasnya Pilih saja A4 dan langsung klik Scan. Tunggu sampai proses scan selesai.
  4. Atur sesuai dengan ukuran foto. Kemudian Pilih Done
  5. Edit sedikit fotonya menggunakan Photoshop agar terlihat lebih Pas.
  6. Jika sudah selesai save as foto dengan format jpg.
  7. Buka coreldraw
  8. Atur kertas dengan ukuran A4.
  9. Buat sebuah kotak dengan ukuran 2x3cm atau sesuai dengan selera anda.
  10. Drag and Drop foto yang sudah discan dari tempat penyimpanan ke coreldraw.
  11. Masukkan foto ke kotak yang sudah di atur dengan cara klik kanan dan tahan, kemudian seret ke dalam kotak tersebut dan pilih powerclip inside. Atur foto yang sudah masuk di kotak dengan cara klik kanan dan pilih edit content. Jika sudah selesai klik kanan pilih finish editing object.
  12. Jika ingin menduplikasi foto caranya klik alt+f7 (transformation). (jika belum jelas bisa lihat di video).
  13. Langkah selanjutnya adalah print (tekan ctrl+P) dan atur printer yang akan digunakan. 
  14. pilih properties. atur Document size = A4, Paper Type = Premium Glossy (jika menggunakan printer Epson, maka tulisannya adalah Epson Premium Glossy), Quality = High, Klik OK.
  15. Selanjutnya adalah lihat tampilannya untuk memastikan letak fotonya sudah tepat atau belum. Jika sudah siapkan kertas foto di printer. Dan tinggal klik print saja, tunggu sampai proses print /cetak foto selesai.
Demikianlah tutorial cetak foto yang dapat saya sampaikan. Untuk lebih jelasnya bisa cek video di bawah ini. Semoga bermanfaat :)


Read More »

Sejarah Pasar Modal Indonesia dan Pengertiannya

Sejarah Pasar Modal Indonesia dan Pengertiannya


Sejarah Pasar Modal Indonesia


Sudah tahukah kamu sejarah Pasar Modal Indonesia dan Pengertiannya? Jika kamu belum tahu, yuk simak artikel berikut ini dengan seksama. Kiita masuk dulu ke pembahasan yang pertama yaitu tentang sejarah Pasar Modal Indonesia. Check it.

Pada tanggal 14 Deesember 2912, pemerintah Hindia Belanda mendirikan Vereninging voor de effecttenhandel di Batavia, sebagai cikal bakal berdirinya Pasar Modal di Indonesia. Tujuan mendirikan Vereninging voor de Effectenhandel adalah untuk menghimpun dana dari para pengusaha sektor perkebunan yang berasal dari Hindia Belanda dan orang- orang Eropa. Sampai sekarang Pasar Modal di Indonesia mengalami berbagai macam perkembangan dari perubahan.

Berikut adalah sejarah perkembangan Pasar Modal di Indonesia;


  • Tahun 1912, sudah dibentuk Bursa Efek di Batavia. Tujuan awal dibentuknya Bursa Efek di Batavia adalah untuk menghimpun dana dari para pengusaha-pengusaha perkebunan saat itu berasal dari Hindia Belanda dan orang-orang Eropa. Saham atau Efek yang diperdagangkan pada saat itu adalah saham dan obligasi perusahaan Belanda di Indonesia maupun yang diterbitkan oleh pemerintah Hidia Belanda.
  • Pada tahun 1950 Pemerintah menerbitkan Obligasi. Penyelenggaraan bursa diserahkan kepada Perserikatan Perdagangan Uang dan Efek-efek (PPUE).
  • Tahun 1951 dikeluarkan Undang-undang Darurat tentang Bursa No. 13 Tahun 1951, yang kemudian ditetapkan sebagai Undang-undang No. 15 tahun 1952.
  • Tahun 1976 didirikan Badan Pelaksana Pasar Modal (Bapepam).
  • Tahun 1977 diresmikannya perdagangan di Bursa Efek di Jakarta (BEJ) diresmikan.
  • Tahun 1987-1988 dikeluarkan paket Deregulasi yang mengatur tentang diperbolehkannya investor asing melakukan akses di Bursa Efek Jakarta (BEJ).
  • Tahun 1989 didirikan Bursa Efek Surabaya (BES).
  • Tahun 1995 Undang-undang Darurat tentang Bursa No. 15 Tahun 1952 diganti dengan Undang-undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995
  • Tanggal 30 November 2007, Bursa Efek Surabaya (BES) merger dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ) menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • Tahun 2011 diterbitkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa 

Keuangan (OJK). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berfungsi sebagai menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan (Pasal 5). Sementara itu, pasal 6 UU Nomor 21 Tahun 2011, tentang Otoritas  Jasa Keuangan (OJK), menjelaskan bahwa dalam melaksanakaan tugas pengaturan dan pengawasan, OJK melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap;


  • Kegiatan Jasa Keuangan di sektor perbankan
  • kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal
  • Kegiatan Jasa Keuangan di Sektor perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya (pasal 6)


Untuk itu tugas dan fungsi Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang sebelumnya bertugas mengatur dan mengawasi Pasar Modal Indonesa di Indonesia, dilebur ke dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nah seperti itulah sejarah tentang pasar modal Indonesia. Sekarang kita masuk ke pembahasan yang kedua yaitu pengertian pasar modal. Check it.

Pengertian Pasar Modal


Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, bahwa Pasar Modal adalah kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek perusahaan publik yang berkaitan dengan efek.

Pasar modal merupakan sebuah sarana yang dapat digunakan oleh emiten atau perusahaan yang membutuhkan dana untuk mengembangkan usahan serta investor yang membutuhkan tempat atau media untuk berinvestasi sehingga memperoleh keuntungan dari investasi di Pasar Modal.

Pasar Modal menyediakan berbagai macam produk investasi bagi investor seperti: saham, Obligasi, reksadana, dan surah berharga lainnya.

Kehadiran Pasar Modal di Indonesia memiliki peran yang sangat besar dalam ikut meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional. Pasar modal menunjang proses pembangunan, meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menciptakan pemerataan pembangunan nasional.

Simpelnya begini Sob. Pasar Modal adalah tempat untuk jual beli surat berharga Perusahaan yang Go Publik (perusahaan yang belakangnya ada title "Tbk"nya). Misalnya adalah PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Nah itu artinya kita bisa membeli perusahaan Indofood melalui Pasar modal.

Pasti anda bertanya-tanya, apa sih yang diperjual belikan?

Yang diperjual belikan adalah surat berharganya Sob, namanya saham. Saham perusahaan Go publik bisa dimiliki oleh siapa saja Sob, termasuk anda.

Terus muncul pertanyaan lagi, "Dimana belinya dan bagaimana cara membelinya?"

Belinya di Bursa Efek Indonesia, tentunya harus mendaftar dulu Sob.

Menurut IDX Jika anda ingin membeli saham, maka anda harus datang ke Perusahaan Sekuritas:


  • Disana akan disuruh mengisi formulir yang telah disediakan oleh pihak Perusahaan Sekuritas, yaitu formulir Pembukaan Sub Rekening Efek dan formulir Rekening Dana Investor (RDI).
  • Tentunya anda juga harus memberikan dokumen yang diperlukan, yaitu foto copy KTP yang berlaku dan (jika ada) NPWP serta fotocopy bagian depan buku tabungan yang akan didaftarkan dalam formulir Pembukaan Sub Rekening Efek.
  • Kemudian anda juga harus menyetorkan sejumlah uang sebagai dana awal ke rekening di bank RDI atas nama calon investor saham. Masing-masing broker menentukan deposit berbeda-beda (dimulai dari Rp100.000,-).
  •  Setelah disetujui, maka anda sudah siap bertransaksi !!!

Untuk lebih jelasnya anda bisa membaca panduan langsung dari IDX disini

Selesai.

Demikianlah artikel Sejarah Pasar Modal Indonesia dan Pengertiannya. Semoga dengan adanya artikel ini anda yang tidak tahu menjadi tahu adanya peluang yang sangat menjanjikan itu. Semoga bermanfaaat.

Jika anda belum juga paham, maka anda bisa bertanya melalui kolom komentar.

Terima Kasih :)
Read More »

Contoh Kartu Peserta Lomba Burung .cdr

Contoh Kartu Peserta Lomba Burung .cdr

Contoh Kartu Peserta Lomba Burung .cdr

Inilah contoh kartu peserta lomba burung dengan desain sederhana. Anda dapat merubah, menambahi, ataupun memberi pernak-pernik yang unik sesuai dengan yang anda butuhkan.

Anda dapat mendownload filenya melalui link di bawah ini.

Download file .cdr Contoh Kartu Peserta Lomba Burung


Read More »

Biografi Lengkap Usmar Ismail

Google Trending Usmar Ismail
Biodata Usmar Ismail

Hayo siapa yang belum tahu Usmar Ismail?

Yuk simak artikel berikut ini.

Usmar Ismail Itu Siapa???

Usmar Ismail (Seorang Pria yang lahir pada tanggal 20 Maret tahun 1921 dan  meninggal pada tanggal 2 Januari tahun 1971 pada usia "49 tahun") ia adalah  seorang sastrawan sekaligus sutradara film di Indonesia. Ia terkenal sebagai pelopor perfilman di Indonesia. Usmar meninggal dunia sebab penyakit stroke.

Pendidikan dan Karier Usmar Ismail

Ia pernah sekolah di HIS, MULO-B, AMS-A II Yogyakarta. Ia mendapat   B.A. di bidang sinematografi dari Universitas California, Los Angeles, Amerika Serikat pada tahun 1952.

Pada masa pendudukan Jepang dia tergabung dalam Pusat Kebudayaan. Pada masa tersebut  pula ia menegakkan  dan menjadi ketua Sandiwara Penggemar "Maya" bareng  El Hakim, Rosihan Anwar, Cornel Simanjuntak, Sudjojono, H.B. Jassin, dll..

Ketika Belanda kembali bareng  tentara Sekutu, ia menjadi anggota TNI di Yogyakarta dengan pangkat mayor.

Ia aktif sebagai pengurus lembaga yang sehubungan  dengan teater dan film. Ia pernah menjadi ketua Badan Permusyawaratan Kebudayaan Yogyakarta (1946-1948), ketua Serikat Artis Sandiwara Yogyakarta (1946-1948), ketua Akademi Teater Nasional Indonesia, Jakarta (1955-1965), dan ketua Badan Musyawarah Perfilman Nasional (BMPN). BMPN mendorong pemerintah mencetuskan  "Pola Pembinaan Perfilman Nasional" pada tahun 1967. Ia dikenal sebagai pendiri Perusahaan Film Nasional Indonesia bareng  Djamaluddin Malik dan semua  pengusaha film lainnya. Lalu, ia menjadi ketuanya semenjak  1954 hingga  1965.

Dalam bidang keredaksian dan kewartawanan, ia pernah menjadi pendiri dan redaktur Patriot, redaktur majalah Arena, Yogyakarta (1948), "Gelanggang", Jakarta (1966-1967). Ia pun  pernah menjadi ketua Persatuan Wartawan Indonesia (1946-1947).

Ia pernah aktif dalam bidang politik. Ia pernah menjadi ketua umum Lembaga Seniman Muslimin Indonesia (Lesbumi) (1962-1969), anggota Pengurus Besar Nahdatul Ulama (1964-1969), anggota DPRGR/MPRS (1966-1969).

Setelah sempat menolong  Andjar Asmara menyutradarai Gadis Desa pada 1949, ia mengawali  debut penyutradaraan film lewat film Harta Karun. Ia dikenal luas secara internasional sesudah  menyutradarai film berjudul Pedjuang pada tahun 1961, yang mendokumentasikan kebebasan  Indonesia dari Belanda. Film ini ditayangkan dalam Festival Film Internasional Moskwa ke-2, dan menjadi film karya anak negeri kesatu  yang diputar dalam pesta rakyat  film internasional.

Di luar bidang-bidang tersebut, ia menjadi orang Indonesia kesatu  yang menegakkan  kelab malam, yaitu  Miraca Sky, di puncak gedung Sarinah pada akhir tahun 1960-an. Di samping  itu, ia pun  pernah menjadi pemimpin PT. Triple T.

Pengaruh Usmar Ismail

Ketika mempersiapkan Kafedo, Usmar memberi peluang  dan mendidik anak muda yang punya minat  dalam penyutradaraan film. Melalui program berikut  Nya Abbas Acup masuk ke dunia film. Ia pun  dikenal sebagai pencetak bintang. Nurnaningsih dan Indriati Iskak ialah  dua misal  orang yang karirnya dilejitkannya.

Darah dan Doa dirasakan  sebagai film nasional kesatu  di Indonesia.

Tanggapan Publik

Kritikus film memandang  karya-karyanya, laksana  Enam Djam di Jogja dan Dosa Tak Berampun, berisi  ciri Indonesiawi.

Pada masa penayangannya di Metropole Krisis unik  penonton berjubel sekitar  lima minggu.

Anak Perawan di Sarang Penyamun sempat diboikot peredarannya pada tahun 1962.

Penghargaan Usmar Ismail

Tahun 1962 ia menemukan  Piagam Wijayakusuma dari Presiden Soekarno. Pada tahun 1969 ia menerima Anugerah Seni dari Pemerintah RI. Setelah meninggal dia diusung  menjadi Warga Teladan DKI. Namanya diabadikan sebagai pusat perfilman Jakarta, yaitu  Pusat Perfilman H. Usmar Ismail. Di samping  itu, suatu  ruang konser di Jakarta, yaitu  Usmar Ismail Hall, adalah tempat peragaan  opera, musik, dan teater, yang dinamai cocok  namanya.

Karya Tulis

Drama

Mutiara dari Nusa Laut (1943)

Mekar Melati (1945)

Sedih dan Gembira (1950)

Daftar  Puisi

Puntung Berasap (1950)

Karya lainnya

Pengantar ke Dunia Film

Usmar Ismail Membawa Film (editor J.E. Siahaan) (1983)

Filmografi

Harta Karun (diangkat dari karya Moliere) (1949)
Tjitra (menurut  naskah dramanya) (1949)
Darah dan Doa (1950)
Enam Djam di Djogja (1951)
Dosa Tak Berampun (1951)
Terimalah Laguku (1952)
Kafedo (1953)
Krisis (1953)
Lewat Djam Malam (1954)
Lagi-Lagi Krisis (1955)
Tamu Agung (1955)
Tiga Dara (1956)
Delapan Pendjuru Angin (1957)
Asrama Dara (1958)
Pedjuang (1960)
Toha, Pahlawan Bandung Selatan (1961)
Amor dan Humor (1961)
Anak Perawan di Sarang Penjamun (1962)
Bajangan di Waktu Fadjar (1962)
Holiday in Bali (1963)
Anak-Anak Revolusi (1964)
Liburan Seniman (menurut  naskah dramanya) (1965)
Ja, Mualim (1968)
Big Village (1969)
Ananda (1970)

Source Wikipedia
Read More »

Jangan Pernah Jadi Karyawan Kalau Pingin Bebas

Burung Di Sangkar


Karyawan adalah topik yang akan saya bahas ada artikel ini. Saya rasa pembahasan ini sangat menarik untuk dijadikan sebuah tulisan. Itung-itung curhat juga, karena saat ini saya sedang terikat oleh penjara pekerjaan alias karyawan.

Why?

Apakah saya mendapatkan pekerjaan yang mengerikan?

Jawabannya adalah tidak. Jika anda membayangkan bahwa saya sedang bekerja semacam kerja rodi atau romusha? 

Bayangan anda salah seratus persen.

Yang sedang saya hadapi adalah masalah hati.

Yups.. masalah hati tak bisa dipungkiri. Sekuat apapun mental seseorang, secuek apapun dia, kalau sudah bermasalah dengan hati pasti akan jatuh juga.

Saya tidak akan membahas tentang masalah saya di lingkungan kerja saya melainkan akan membahas tentang bagaimana rasanya menjadi karyawan. Jika anda adalah karyawan, mungkin anda sudah tidak asing dengan pembahasan yang sampaikan dalam artikel ini. Tapi bagi anda yang belum pernah menjadi karyawan, maka pembahasan ini adalah pelajaran yang sangat berharga.

Tapi bagi anda yang sekarang menjadi karyawan tak ada salahnya untuk melanjutkan membaca artikel ini karena mungkin anda juga akan mendapatkan informasi yang mungkin belum anda sadari sebelumnya.

Baiklah akan saya mulai pembahasannya. 

Check It Dot.

Saya mulai dengan sebuah pertanyaan.

Bagaimana rasanya menjadi karyawan???

Menjadi karyawan itu enak, santai, terjamin, nggak pusing, dapet gaji, kayak di surga. Itu menurut saya karena saya bekerja di sebuah perusahaan yang fasilitasnya serba tercukupi.

Tentunya setiap orang mengalami nasib yang berbeda-beda dan tidak seberuntung saya, disana banyak yang lebih tersiksa hidupnya. Bahkan mereka tak segan-segan mengatakan hidupnya seperti di neraka. Ada yang karena gajinya rendah, bos yang galak, partner kerja yang tidak sportif, tempat kerja yang kurang nyaman, tetangga perusahaan yang suka cari masalah, dsb. Semuanya itu adalah masalah-masalah yang membuat hidup mereka seperti di neraka karena dipenuhi dengan kegalauan.

Namun, sayangnya dengan alasan mencari segenggam beras untuk menghidupi keluarga, mereka masih terus bertahan diantara kegalauan-kegalauan di setiap permasalahan. Hal itu yang menyebabkan hidupnya terkurung di dalam kotak karyawan. Ya ibaratnya hidup di zaman sekarang tapi tidak mengikuti zaman. 

Kalo saya mengibaratkan, Karyawan adalah anak kecil yang diberi uang, jika mau belajar dan ia tidak diperbolehkan keluar dari rumah selain sekolah. Jika dipaparkan akan menjadi seperti ini; anak kecil adalah karyawan, belajar adalah pekerjaannya, rumah adalah tempat kerjanya, sekolah adalah lingkungan keluarganya dan tugas keluar atas nama perusahaan.

Saya kira anda sudah bisa memahami pemaparan saya di atas. Dan menurut saya, nasib karyawan ada tiga macam, yaitu : 

1. Karyawan Bernasib Malang
2. Karyawan Bernasib Remang-remang, dan
3. Karyawan Bernasib Tenang

Ketiga nasib karyawan tersebut tidak ada yang beruntung, semuanya merugi, perhatikan penjelasan saya berikut ini.

Karyawan bernasib malang adalah karyawan yang mempunyai atasan galak dan gajinya sedikit. Itu sangat menyakitkan.

Karyawan bernasib remang-remang adalah karyawan yang setengah bahagia dan setengah sengsara. Separuh dari faktor adalah menyenangkan, dan separuhnya lagi menyakitkan. Misalnya atasan baik tapi gajinya rendah ataupun sebaliknya, dst. Itu juga menyakitkan, tapi masih mendingan.

Karyawan yang bernasib tenang adalah karyawan yang merdeka dengan pekerjaan yang menyenangkan atasan yang penyayang dan gaji yang bikin melayang terbang. Ya ibaratnya cuma duduk tapi dapet gaji. Enak ya?? 

Ups...

Menurut saya ketiga macam karyawan itu sama-sama sengsara.

Why???

Mereka sama-sama terkurung di dalam penjara. Pikiran mereka bagaikan di dalam box yang sewaktu-waktu bakalan frustasi. Mungkin penggambaran yang lebih jelasnya adalah seekor burung yang di kurung. Tiap hari dikasih makan, dan suatu ketika orang yang merawatnya pergi entah kemana. Burung yang ada di sangkar pun mati tak bernyawa. (Kalo mati pasti tak bernyawa gan :D).

If Else??

Yang punya burung sudah bosan dengan burung yang di rawatnya karena tak kunjung menghasilkan apa yang diharapkan oleh orang yang merawatnya, sehingga orang itu marah, lalu melepaskan burung itu. 

Apa yang terjadi??

Burung itu tidak bisa terbang jauh karena ia kebingungan mencari tempat persinggahan. Ia juga tidak tahu cara mencari makan. Ia pun mati dalam kedinginan malam. (Saya pernah lihat Gan. Burung yang lepas dari sangkar. Punyanya tetangga. Bukannya terbang ke angkasa malahan terbang ke rumah persinggahan saya. Kelihatan kedinginan gitu.)

Nah....

Apakah penjelasan di atas sudah mampu memahamkan gan?

Kalau belum saya kasih contoh lain lagi.

Karyawan ibarat anak kecil yang naik sepeda yang dituntun oleh ayahnya. Ketika Sang Ayah terjatuh maka ia pun ikut terjatuh.

Saya kira sudah terlalu jelas contoh-contoh sederhana di atas. Walaupun semua contoh tersebut tidak 100% sama, paling tidak penggambarannya sudah 75% dapat dipahami.

Lantas apa yang bisa membuat kita bisa keluar dari box, pergi jauh terbang tinggi tanpa kebingungan?

Yang membuat kita bebas adalah membangun bisnis sendiri. Membangun bisnis ibaratnya adalah anak kecil yang bebas bermain keluar rumah dengan teman-temannya tertawa gembira. Ibarat burung adalah burung yang terbang bebas (bukan burung piaraan), Ibarat anak kecil yang bermain sepeda adalah yang belajar sendiri jatuh bangun sendiri.

Ya.. kira-kira seperti itu gambarannya. Sudah jelas kan??

Jadi apakah anda masih memilih menjadi karyawan??

Silahkan jawab dan renungkan sendiri :)

Demikianlah artikel yang bisa saya sampaikan.

Semoga bermanfaat :)
Read More »

Ngeblog Stress Baca Tulisan Ini Gan

Ngeblog stress? WHATS?!

Ngeblog itu menyenangkan gan, nggak ada yang namanya ngeblog itu bikin stress, gegana, dan semacamnya. Kalo hal itu terjadi pada dirimu itu berarti ada yang salah dan perlu dipertanyakan status sebagai seorang bloggernya.

Yang namanya ngeblog itu asik. Lebih asik daripada menulis catatan harian. Karena dengan ngeblog, kita bisa mencurahkan segala pikiran kita ke publik. Jika yang kita tulis adalah sesuatu yang bermanfaat, maka pahala akan terus mengalir bagaikan air sungai yang terus mengalir tanpa hentinya.

Bagaimana akan berhenti? Ketika tulisan yang kita publikasi di blog masuk ke mesin pencarian (google dkk), yang setiap saat diakses oleh pengguna yang membutuhkannya. Hmm itu adalah luar biasa. Itu adalah kebahagian tanpa batas.

Lantas apa yang membuat anda stress?

Ngeblog itu asik gan. Buktinya sudah saya sampaikan di atas.

Bukankah kita akan bahagia ketika kita mampu membantu orang lain yang membutuhkan sebuah solusi dari permasalahannya?

Apakah agan nggak suka melihat orang lain bahagia?

Tidak kan?

Pasti anda suka ketika mampu memberikan solusi dari permasalahan orang yang membutuhkan.

Apalagi yang perlu agan galaukan?

Hmm... saya tau. Agan pasti ada niat lain dari ngeblog itu sendiri.

Mungkin agan berharap mendapatkan uang dari ngeblog?

Nah mungkin masalahnya ada disini. Dan saya mengambil benang merahnya bahwa yang membuat agan galau stress dsb itu bukan masalah ngeblognya, tapi masalah profit orientednya.

Ya kalo itu yang agan galaukan hendaknya agan intropeksi diri, bahwa apa yang telah agan lakukan itu sebenarnya sangat indah. Bukan malah bikin gegana kayak agan sekarang. Lihatlah pencapaian agan dalam ngeblog, belum puaskah dengan hasil sekarang? Ya mungkin untuk masalah puas itu tanpa batas. Tapi setidaknya agan mulailah bersyukur dengan pencapaian hari ini, agar rejekinya nambah banyak.

Untuk masalah profit dalam ngeblog itu sebenarnya sangat simple. Yaitu mau melakukan tindakan lebih untuk blognya, yang menjadikan tindakan itu sebagai nilai tambah yang tak mungkin dapat ditiru orang lain.  Ya... karena masalahnya adalah pendapatan, maka nilai tambah adalah alasan yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu.

Ah ribet banget!

Nggak juga, semuanya tergantung pada mindset berpikir anda. Jika anda menginginkan semuanya yang serba praktis itu kesalahan fatal. Kesalahan itu akan membuat anda justru frustasi sebelum berjuang di medan perang.

Ingat!

Untuk mendapatkan sesuatu yang lebih, anda juga harus melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar orang pada umumnya.

Ada banyak cara yang bisa anda lakukan. Dan saya rasa anda sudah mengetahuinya.

Lantas apa yang menjadi problem?

Proses.

Ya, proses selalu dilupakan oleh banyak orang yang menginginkan sesuatu,  padahal proses adalah pintu gerbang kesuksesan itu sendiri.

Berapa lama anda harus berproses???

Anda harus berproses selama anda menginginkan sesuatu yang ingin dicapai.

Wah... ribet banget ternyata.

Nggak Juga. Ribet itu kalo cuma dibayangin. Coba agan jalanin, pasti nggak ada yang ribet.

So. Apa inti permasalahan dari stressnya?

Intinya adalah pikiran pragmatis yang inginnya serba praktis, tapi melupakan proses yang harus dijalaninya.

Apakah anda masih galau dengan masalah ngeblog?

Jika masih merasa galau anda perlu membaca tips sederhana di bawah ini.

Membaca kisah sukses para blogger sukses

Yups. Dengan membaca kisah-kisah semacam ini, anda akan lebih terbuka pikirannya, karena biasanya kisah di balik kesuksesannya terkandung berbagai macam proses yang sangat super duper rumitnya. Hal ini akan membuat anda termotivasi kembali untuk berjuang dalam menghidupi blog. Kalo nggak percaya, coba cari informasinya dan buktikan.

Refreshing

Ya kalo udah sumpek ngeblog, hal yang perlu anda lakukan adalah merefresh pikiran agar kembali segar dan tidak butek kayak air comberan :v.

Dengan refreshing, anda juga dapat menemukan ide baru yang tak pernah anda pikirkan sebelumnya. Ini adalah ladang emas buat anda yang mau memanfaatkannya. Sekali-sekali buat tulisan yang fresh dan bersifat baru sehingga otak anda tidak bosan.

Merenungi kehidupan

Whats???

Apa yang mau direnungi???

Yups merenungi. Kembalikan pikiran ke tujuan asal ngeblog. Itu sama artinya memahami apa yang seharusnya anda lakukan dan apa yang seharusnya anda tinggalkan.

Dalam lain kata, anda perlu kembali ke blogger jaman old, dan move on dari blogger jaman now. Blogger jaman old cenderung membahas hal-hal yang bermanfaat dan dibutuhkan banyak orang. Sedangkan blogger zaman now? Mencari artikel yang menarik dan menulis ulang. Hmm... macam trik pengusaha yang suka nembak produk orang lain. Itu namanya nggak kreatif :v

Ya minimal kalo mau nulis artikel itu yang ada nilai tambahnya. Kalo cuma sinonim katanya? Sama saja bohong. Bener kan?

Selesai

Ngomong panjang lebar tanpa ada tindakan, sama saja. Yang penting adalah membaca dan mencobanya. Bukan membaca terus merasa nggak bisa.

Berikut ini adalah beberapa kata yang bisa anda renungkan agar dapat menghilangkan kegalauan anda.

"Kata tanpa tindakan ibarat kicauan burung yang sedang terbang"

"Berdoa tanpa berusaha itu bohong"

"Berusaha tanpa berdoa itu sombong"

"Kerjakan apa yang bisa anda lakukan, berdoa, berusaha, dan pasrah, pasti anda akan mendapatkannya"

Demikian artikel yang bisa saya sampaikan, semoga bisa sedikit membuka pikiran anda, sehingga kegalauan anda paling tidak terkurangi sebanyak 1% dari 99% kegalauan anda.

Silakan bagikan ke teman-teman anda jika artikel ini membawa kebaikan bersama.

Terima kasih :)

Read More »