Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan

Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan - Halo Bro Blog Panduan Startup, Pada Postingan yang anda baca kali ini dengan judul Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan, Saya telah mempersiapkan artikel ini dengan sebaik mungkin untuk anda baca dan ambil ilmu di dalamnya. Semoga isi Artikel Artikel Panduan Usaha, Artikel Tips, yang saya buat ini bisa anda pahami. Okelah, selamat membaca.

Judul : Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan
link : Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan

Baca juga


Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan

Dalam sebuah proses penjualan tidak lepas dari yang namanya komunikasi dan takdir. Artinya, proses penjualan bisa terjadi karena adanya komunikasi dan atau proses penjualan bisa terjadi karena adanya takdir.

Keduanya seakan-akan terlihat sama, yaitu sama-sama menjadi faktor penentu terjadinya proses penjualan. Namun sebenarnya terdapat perbedaan yang sangat mendasar dari kedua hal tersebut, yaitu terkait dengan penjualan yang berjangka (Penjualan jangka pendek dan penjualan jangka panjang).

Takdir adalah faktor penyebab terjadinya penjualan dalam jangka pendek dan Komunikasi efektif adalah faktor penyebab terjadinya penjualan dalam jangka panjang. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

Takdir

Takdir adalah ketentuan dari Yang Maha Kuasa yang sifatnya tidak bisa diganggu gugat. Dalam sebuah usaha, proses penjualan akan terjadi salah satunya karena adanya takdir. Kita tidak bisa memungkiri akan adanya takdir dari Yang Maha Kuasa.

Namun ketika kita menjalankan sebuah usaha, faktor takdir ini sebaiknya dinomorduakan, dan yang terpenting adalah mencari kreasi-kreasi ataupun inovasi-inovasi terbaru sehingga usaha yang kita jalankan mendapatkan omzet yang semakin banyak.

Memang pada kenyataannya faktor takdir sangat berpengaruh terhadap omzet penjualan kita. Tetapi ketika kita tidak mampu berkreasi dan berinovasi, maka yang terjadi adalah stagnan atau hanya itu-itu saja tidak ada peningkatan atau bahkan mengalami kemunduran. Maka dari itu saya katakan faktor takdir merupakan faktor penentu proses penjualan jangka pendek.

Contoh kasus:

Ada seorang wanita yang berjualan snack ringan di pinggir jalan raya. Dia adalah orang yang tidak pandai dalam berjualan. Orang yang melewati jalan itu pasti akan menilai tidak baik ketika melihat tingkah wanita tersebut.

Tapi ternyata dengan sifatnya yang tidak mencerminkan layaknya pedagang, banyak orang yang berdatangan untuk membeli snack ringan yang dijualnya.

Inilah yang dinamanakan Faktor Takdir. Dalam contoh di atas bisa kita prediksi, penjualannya tidak akan meningkat karena wanita itu tidak mau berinovasi. Yaitu membiarkan sifat yang tidak mencerminkan layaknya pedagang itu dilihat orang, sehingga orang yang membeli kurang nyaman dengan pelayanannya dan membuat si pembeli enggan untuk membeli yang kedua kalinya dan seterusnya.

Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif merupakan salah satu cara berkreasi dan berinovasi dalam proses penjualan. Komunikasi efektif dapat menghasilkan hubungan yang baik antara pembeli dengan penjual sehingga penjual dapat mengetahui keinginan pembeli dan keinginan pembeli dapat terpenuhi dan akhirnya membuahkan yang namanya kepuasan pembeli / konsumen.

Dari hasil komunikasi efektif maka konsumen akan kembali membeli produk yang kita tawarkan lagi dan secara otomatis dapat merubah konsumen menjadi pelanggan karena kepuasan yang telah didapatkannya melalui komunikasi efektif tersebut. Itu mengapa saya katakan sebagai faktor penentu proses penjualan jangka panjang.

Contoh kasus:

Ada seorang pemuda yang pandai bergaul dengan temannya. Dia suka memberikan informasi-informasi yang bermanfaat. Suatu ketika dia memutuskan untuk berjualan pulsa di rumahnya yang tergolong terpencil.

Ketika dia memasang kertas promosi di depan rumahnya tidak lama setelah itu datang seorang teman yang ingin membeli pulsa. Seperti biasa, pemuda itu menyambut temannya dengan baik, ramah dan bersahabat. Sehingga membuat temannya merasa nyaman dengan sikapnya bahkan seperti teman dekat sendiri padahal sebelumnya mereka jarang ketemu dan kalaupun mereka ketemu hanya saling sapa saja.

Inilah yang dinamakan faktor komunikasi efektif. Kalau kita perhatikan, tentunya konsumen tersebut akan menjadi pelanggan tetap karena merasa nyaman dengan pelayanannya, sehingga menjadi penentu proses penjualan jangka panjang.

Kesimpulan

Sebuah kreativitas dan inovasi seseorang sangat diperlukan dalam menjalankan sebuah usaha. Dengan mengandalkan faktor takdir tanpa memperhatikan faktor komunikasi efektif sama halnya menghancurkan reputasi pribadi seseorang sebagai seorang pengusaha.

Sebuah komunikasi efektif dapat menghasilkan penjualan yang lebih banyak serta secara tidak langsung meningkatkan citra baik terhadap seorang pengusaha.

Demikianlah artikel yang dapat saya sampaikan, jika sobat merasa mendapat manfaat dari artikel ini, saya sarankan untuk membagikan ke orang lain agar mereka juga merasakan manfaat dari artikel ini.

Terima Kasih

loading...


Demikianlah Artikel Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan

Sekianlah postingan Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sedang membaca artikel Komunikasi Efektif Vs Takdir dalam Sebuah Penjualan dengan alamat link https://www.wkyes.me/2017/04/komunikasi-efektif-vs-takdir-dalam.html

0 comments:

Post a Comment