Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris

Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris - Halo Bro Blog Panduan Startup, Pada Postingan yang anda baca kali ini dengan judul Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris, Saya telah mempersiapkan artikel ini dengan sebaik mungkin untuk anda baca dan ambil ilmu di dalamnya. Semoga isi Artikel Artikel Sistem Kewarisan Islam, yang saya buat ini bisa anda pahami. Okelah, selamat membaca.

Judul : Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris
link : Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris

Baca juga


Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris

Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris

Sebab-sebab mewarisi

Hubungan kekeluargaan
Hubungan perkawinan
Hubungan agama (sesama muslim), bila seseorang meninggal dunia tidak mempunyai ahli waris, maka harta peninggalannya diserahkan kepada baitul mal untk umat Islam sebagai warisan.
Rasulullah Saw bersabda, ‘Saya menjadi ahli waris dari orang yang tidak mempunyai ahli waris”. (HR Ahmad dan Abu Daud)
Hubungan wala’ (sebab memerdekakan budak)

Syarat-syarat mewaris

Orang yang mewariskan (muwarrits) sudah meninggal.
Ulama membedakan mati itu kepada tiga macam, yaitu:
Mati yang bersifat haqiqi (mati yang sebenarnya)
Mati secara hukmy, yaitu terhadap orang yang hilang yang oleh pengadilan dianggap mati
Mati taqdiri (mati menurut dugaan), ialah suatu kematian yang bukan haqiqi dan bukan hukmy, tetapi semata-mata berdasarkan dugaan keras. Misalnya seorang bayi yang baru dilahirkan akibat terjadinya pemukulan terhadap perut ibunya atau pemaksaan agar ibunya meminum racun. Kematian tersebut hanya semata-mata berdasarkan dugaan keras, sebab dapat juga disebabkan oleh yang lain, atau atas sebab tersebut.

Orang yang menerima warisan (ahli waris) masih hidup, pada saat kematian muwarits.
Tidak ada penghalang untuk mendapatkan warisan.
Tidak terhijab atau tertutup secara penuh oleh ahli waris yang lebih dekat.

Sebab-sebab terhalang mendapat warisan

Pembunuh tidak berhak mendapat warisan dari pewaris yang dibunuhnya. Berdasarkan sabda Nabi Muhammad Saw: “Tidak berhak pembunuh mendapat sesuatupun dari harta warisan”. (HR.An-Nasa’i)
Orang kafir tidak berhak menerima warisan dari keluarganya yang beragama Islam. Berdasarkan QS. An-Nisa’ ayat 141.
Perbudakan, karena status dirinya yang dipandang tidak cakap hukum. Berdasarkan QS. An-Nahl ayat 75.



Demikianlah Artikel Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris

Sekianlah postingan Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sedang membaca artikel Sebab-sebab dan syarat-syarat mewaris dengan alamat link https://www.wkyes.me/2016/11/sebab-sebab-dan-syarat-syarat-mewaris.html

0 comments:

Post a Comment